Apa Makna Kata ‘Community’ Menurut KBBI dan Penjelasannya
Ketika kita membaca KBBI, kita sering menemukan entri yang tampak asing bagi penutur non‑Indonesian. Salah satunya adalah kata “community”. Meski berasal dari bahasa Inggris, KBBI mengadopsinya dengan cara yang cukup spesifik. Artikel ini akan mengupas makna “community” sebagaimana didefinisikan dalam kamus, menjelaskan nuansa penggunaannya di Indonesia, serta memberikan contoh kontekstual agar pembaca dapat menggunakannya dengan tepat.
Community In KBBI: Makna dan Penjelasan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) terbitan keempat, entri “community” memiliki tiga definisi utama:
- 1. Komunitas, kelompok atau susunan orang atau benda yang bersatu atas suatu tujuan atau kepentingan tertentu.
- 2. Kumpulan orang, organisasi, atau negara yang saling terhubung dan saling bergantung secara sosial atau ekonomi.
- 3. Suatu kelompok manusia yang memiliki kebiasaan atau adat istiadat tertentu, biasanya berada dalam lingkup wilayah geografis tertentu.
Ketiga definisi tersebut menekankan unsur kesatuan, kepentingan bersama, dan hubungan interaksi. Meski istilah aslinya “community” (dari bahasa Inggris “komunitas”), KBBI menyesuaikan makna untuk mencerminkan konteks sosial Indonesia.
Perbedaan Penggunaan “Community” dengan Kata Serupa
Di Indonesia, “komunitas” sering digunakan sebagai padanan langsung dari “community”. Namun, ada beberapa nuansa yang perlu diperhatikan:
- Komunitas biasanya merujuk pada kelompok yang memiliki tujuan spesifik, misalnya komunitas pecinta buku atau komunitas penggemar anime.
- Community dalam konteks digital menekankan jaringan online, seperti “online community” atau “community forum”.
- Jika berbicara tentang wilayah geografis, “community” dapat digantikan dengan “komunitas lokal” atau “wilayah komunitas”.
Karena KBBI menempatkan “community” di bawah istilah “komunitas”, pembaca yang belum familiar dengan istilah asing akan lebih mudah mengaitkannya dengan kata yang sudah dikenal.
Contoh Kalimat yang Menggunakan “Community” di Media Sosial
Berikut beberapa kalimat nyata yang sering muncul di blog, artikel, atau media sosial, lengkap dengan penjelasan makna dalam konteks tersebut:
- “The local community has rallied together to support the new school.” – Komunitas lokal di sini merujuk pada warga sekitar.
- “We’re building an online community for aspiring writers.” – Community online menggambarkan forum digital.
- “The community of volunteers played a critical role in disaster relief.” – Komunitas sukarelawan sebagai kelompok yang bersatu dalam aksi.
Setiap contoh menunjukkan bagaimana “community” dapat menggambarkan hubungan sosial yang lebih luas daripada sekadar “kelompok” biasa.
Relevansi “Community” dalam Diskursus Sosial Indonesia
Perkembangan digital telah memperluas arti “community” di Indonesia. Di era smartphone, banyak forum dan grup chat yang memfasilitasi interaksi antar pengguna. Berikut beberapa contoh:
- Grup WhatsApp yang khusus membahas resep tradisional – contoh community kuliner.
- Forum GitHub Indonesia, tempat programmer bertukar kode – contoh community teknologi.
- Komunitas penggemar film dokumenter di Instagram, di mana anggota saling merekomendasikan film – contoh community film.
Ketika menulis artikel atau membuat profil, menggunakan istilah “community” dapat menarik perhatian audiens yang sudah terbiasa dengan istilah internasional, sekaligus menunjukkan bahwa kelompok tersebut memiliki karakteristik khas.
Tips Menggunakan “Community” dalam Tulisan Formal
- Perhatikan Konteks: Jika konteksnya lebih ke hubungan sosial lokal, lebih baik gunakan “komunitas”. Jika fokus pada jaringan digital atau internasional, “community” lebih tepat.
- Jangan Memaksakan: Hindari menggunakan “community” hanya karena terdengar lebih modern. Pastikan pembaca memahami maknanya.
- Berikan Penjelasan Singkat: Saat pertama kali muncul, sebutkan padanan bahasa Indonesia, lalu gunakan istilah aslinya. Contoh: “komunitas (community)”.
Dengan mengikuti tips ini, tulisan Anda akan terdengar profesional dan mudah dipahami.
FAQ tentang “Community” di KBBI
1. Apakah “community” dapat digunakan dalam kalimat bahasa Indonesia sehari‑harian?
Ya, terutama ketika membicarakan jaringan digital atau kelompok dengan tujuan khusus. Namun, tetap baik menambahkan padanan Bahasa Indonesia di dalam tanda kurung jika audiens tidak terbiasa.
2. Bagaimana cara menulis “community” dalam ejaan resmi di dokumen pemerintah?
Menurut pedoman ejaan resmi, kata “community” dapat dipertahankan dalam huruf kapital dan diikuti oleh padanan bahasa Indonesia. Contoh: “Komunitas (community) Pemberdayaan Masyarakat”.
3. Apakah ada sinonim yang lebih cocok daripada “community” di Indonesia?
Sinonim seperti “kelompok”, “asosiasi”, atau “organisasi” sering dipakai. Pilihan tergantung pada fokus tujuan dan hubungan antar anggota.
Dengan memahami definisi KBBI dan contoh penggunaannya, pembaca kini lebih siap memanfaatkan kata “community” secara tepat dalam tulisan mereka, baik di media tradisional maupun digital.